Danantara

Kerja Sama Danantara Dorong Ekspansi Indonesia ke Industri Leasing Pesawat Dunia

Kerja Sama Danantara Dorong Ekspansi Indonesia ke Industri Leasing Pesawat Dunia
Kerja Sama Danantara Dorong Ekspansi Indonesia ke Industri Leasing Pesawat Dunia

JAKARTA - Langkah Indonesia untuk masuk ke dalam rantai bisnis global semakin nyata dengan hadirnya platform investasi di sektor leasing pesawat.

 Inisiatif ini menandai babak baru bagi industri keuangan nasional, khususnya dalam memperluas jangkauan investasi ke sektor penerbangan internasional. 

Melalui kolaborasi strategis lintas institusi, Indonesia kini mulai mengambil peran dalam ekosistem pembiayaan pesawat yang selama ini didominasi oleh pemain global.

PT Danantara Investment Management (DIM), SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management membentuk kerja sama untuk mengembangkan Mandiri Aviation Leasing Fund.Platform ini menjadi investasi aviation leasing pertama di Indonesia dengan nilai portofolio awal sekitar 800 juta dollar AS atau sekitar Rp13,59 triliun.

Kemitraan Strategis Perkuat Posisi Indonesia

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menilai kemitraan ini memperkuat posisi Indonesia di ekosistem pembiayaan penerbangan global.

“Dengan menjadi mitra utama dalam inisiatif ini bersama SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management, Danantara berinvestasi di platform kelas dunia, yang memberikan imbal hasil optimal sekaligus membangun kapabilitas strategis bagi Indonesia,” ujar Pandu.

Kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam meningkatkan kapasitas industri keuangan Indonesia. 

Dengan terlibat langsung dalam platform global, Indonesia memperoleh peluang untuk memperluas pengalaman dan jaringan di sektor yang sebelumnya belum banyak digarap secara domestik.

Dukungan Mitra Global untuk Pertumbuhan Sektor Penerbangan

Chief Commercial Officer SMBC Aviation Capital, Barry Flannery, menyambut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor penerbangan.

“Melalui kerja sama erat dengan Mandiri dan Danantara, kami berharap dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang, inovasi dan kolaborasi di seluruh sektor ini,” ujar Barry.

Keterlibatan SMBC Aviation Capital sebagai mitra operasional memberikan nilai tambah yang signifikan. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di industri leasing pesawat serta jaringan global yang luas, perusahaan ini diharapkan mampu membawa standar operasional internasional ke dalam platform yang dikembangkan bersama.

Akses Investor terhadap Aset Penerbangan Global

Chief Executive Officer Mandiri Investment Management, Baskoro Adi, menilai kemitraan ini membuka akses investor ke aset penerbangan global.

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan SMBC Aviation Capital, dengan dukungan DIM, untuk membentuk platform investasi aviation leasing pertama di Indonesia, yang memberikan imbal hasil menarik dengan mempertimbangkan risiko sekaligus memposisikan kawasan ini sebagai pemain baru di pasar aviation leasing global.” ujar Baskoro.

Melalui platform ini, investor domestik kini memiliki peluang untuk berpartisipasi dalam aset penerbangan internasional yang sebelumnya sulit dijangkau. Hal ini menjadi terobosan penting dalam diversifikasi instrumen investasi di Indonesia.

Struktur dan peran masing-masing pihak

Mandiri Aviation Leasing Fund menggabungkan tiga kekuatan utama. DIM berperan sebagai investor strategis utama.SMBC Aviation Capital menjadi mitra operasional. Perusahaan ini memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dan jaringan global dalam bisnis aviation leasing.

Mandiri Investment Management menghadirkan kapasitas pengelolaan dana dan struktur investasi. Perusahaan ini juga memiliki lisensi sebagai pengelola aset investasi di luar negeri di lingkungan bank BUMN.

Sinergi ketiga pihak ini menciptakan fondasi yang kuat bagi pengembangan platform. Setiap entitas membawa keunggulan masing-masing, mulai dari pendanaan, keahlian operasional, hingga manajemen investasi yang terintegrasi.

Target dan strategi pengembangan

Platform ini dirancang berstandar institutional-grade dan bersifat scalable. Investor mendapat akses ke aset penerbangan global dengan pendekatan investasi yang terstruktur.

Pengelolaan dana dilakukan bersama oleh Mandiri Investment Management dan SMBC Aviation Capital. Kolaborasi ini menggabungkan keahlian pengelolaan dana dengan pengalaman operasional di industri leasing pesawat. 

SMBC Aviation Capital juga akan menyediakan layanan operasional dan pengelolaan aircraft leasing. Langkah ini diarahkan untuk membangun kapasitas jangka panjang di Indonesia.

Strategi pengembangan tersebut menunjukkan bahwa platform ini tidak hanya berfungsi sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan transfer pengetahuan bagi industri nasional. Dengan demikian, Indonesia dapat memperkuat kompetensi di sektor ini secara berkelanjutan.

Dampak jangka panjang

Pengembangan platform ini diharapkan mendorong ekspansi Danantara ke kelas aset global lain.Selain itu, kehadiran dana ini menempatkan Indonesia dalam rantai nilai global industri aviation leasing. 

Imbal hasil ditargetkan tetap sejalan dengan profil risiko investor.Kerja sama ini juga membuka ruang kolaborasi ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan Jepang. Peluang investasi lintas negara antara SMBC Group dan Danantara diproyeksikan meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Secara keseluruhan, inisiatif ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Dengan memanfaatkan kolaborasi internasional dan keunggulan domestik, Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu pemain penting dalam industri leasing pesawat dunia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index