Kuliner

10 Kuliner Lesehan Jogja Murah Meriah Cocok Untuk Mahasiswa dan Wisatawan

10 Kuliner Lesehan Jogja Murah Meriah Cocok Untuk Mahasiswa dan Wisatawan
10 Kuliner Lesehan Jogja Murah Meriah Cocok Untuk Mahasiswa dan Wisatawan

JAKARTA - Menjelajahi kuliner Jogja tidak lengkap tanpa mencoba konsep lesehan yang khas. 

Duduk di tikar, menikmati hidangan tradisional seperti gudeg, ayam goreng, bebek goreng, dan nasi kucing memberikan pengalaman yang berbeda dibanding restoran biasa. Konsep lesehan menghadirkan suasana santai, hangat, dan sederhana sehingga digemari mahasiswa, wisatawan, dan warga lokal.

Selain nilai budaya, lesehan memungkinkan interaksi sosial lebih mudah. Pengunjung bisa berbincang santai, menikmati udara malam, dan merasakan keramahan warga setempat. 

Banyak lesehan buka hingga larut malam, menjadikannya pilihan kuliner praktis setelah berkeliling kota, sekaligus tempat melepas lelah dengan harga bersahabat.

Lesehan Legendaris di Kawasan Malioboro dan Sekitarnya

Salah satu ikon kuliner malam adalah Lesehan SBTB Terang Bulan Malioboro. Berlokasi di Jl. Malioboro No.55272, tempat ini terkenal dengan menu gudeg, ayam goreng, dan bebek goreng khas Jogja. 

Harga makanan berkisar Rp7.000 – Rp38.000, cocok untuk semua kalangan. Suasana lesehan di area Teras Ketandan menambah nilai pengalaman kuliner malam.

Selain itu, Lesehan Sayidan di Bintaran Kulon MG II No.1, Wirogunan, merupakan pilihan legendaris warga lokal. 

Menu lengkap dari kupat tahu hingga bebek goreng disajikan mulai siang hingga malam dengan harga Rp6.000 – Rp45.000. Kedua tempat mempertahankan cita rasa autentik, membuat pengalaman wisata kuliner lebih menyenangkan dan tradisional.

Lesehan Keluarga dan Nuansa Pedesaan

Bagi yang ingin tempat nyaman untuk keluarga, Lesehan Aldan Kedai Pakuncen di Jl. HOS Cokroaminoto, Pakuncen menawarkan menu ayam goreng, ikan goreng, dan bebek sambal khas dengan harga mulai Rp12.000. Suasana lesehan membuat interaksi keluarga lebih hangat dan menyenangkan.

Sementara itu, Moelih nDeso di Denokan, Maguwoharjo, Sleman, menyajikan menu khas Jawa seperti patin rempah ijo dan bakmi Jawa dengan nuansa pedesaan yang asri. Harga berkisar Rp19.000 – Rp35.000. Tempat ini cocok untuk makan santai sambil menikmati suasana hijau, alami, dan jauh dari keramaian kota.

Angkringan dan Lesehan Murah Ramah Mahasiswa

Angkringan menjadi ikon kuliner Jogja, contohnya Kangen Lesehan di Modalan, Banguntapan, Bantul. Menu sederhana seperti lele goreng, ayam, dan kobis goreng ditawarkan mulai Rp5.000 – Rp24.000. Tempat ini sangat populer di kalangan mahasiswa karena harga murah dan menu sederhana.

Angkringan Kopi Joss Lik Man di Jl. Pasar Kembang No.3, Sosromenduran, menyajikan kopi khas Jogja, nasi kucing, dan sate-satean. Harga berkisar Rp5.000 – Rp15.000. Suasana malam yang ramai dan menu murah membuat pengalaman makan lebih hidup.

Tempat lain seperti Angkringan KR dekat Tugu Jogja dan Lesehan Pring Ori di Sorowajan, Banguntapan, menawarkan lesehan nyaman, harga terjangkau, lalapan bebas ambil, sambal pedas khas Jogja, dan suasana semi outdoor yang cocok untuk nongkrong lama.

Tips Hemat Menikmati Lesehan Jogja

Agar pengalaman kuliner lesehan tetap menyenangkan dan hemat, beberapa tips penting:

Selalu tanyakan harga sebelum memesan agar sesuai anggaran.

Hindari jam makan puncak untuk kenyamanan lebih.

Pilih menu lokal yang lebih murah tapi tetap lezat.

Datang bersama teman untuk berbagi menu dan biaya.

Pilih lokasi dekat kampus atau destinasi wisata untuk efisiensi waktu.

Dengan memperhatikan tips ini, pengunjung bisa menikmati makanan khas Jogja maksimal tanpa khawatir biaya membengkak. Konsep lesehan tidak hanya soal harga, tapi pengalaman budaya dan interaksi sosial yang unik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index