Kemenhub: Pesawat N219 Bakal Perkuat Konektivitas Penerbangan Perintis

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:59:31 WIB
Kemenhub Dukung Pesawat N219 Produksi Dalam Negeri untuk Perintis [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan dukungannya terhadap pesawat N219 hasil produksi dalam negeri untuk melayani penerbangan perintis di wilayah-wilayah terpencil.

"Pasti kami dukung. Produk dalam negeri pasti kami dukung," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa di Jakarta, Kamis.

Menurut Lukman, hal tersebut bergantung pada kesiapan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengenai waktu penyiapan pesawatnya.

"Kami ada proses untuk sampai kami bisa mengoperasikan pesawat itu ada proses yang bertahap yang dilakukan oleh kami untuk sampai kami bisa menerima pesawat itu diterbangkan oleh penerbangan sipil," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuturkan bahwa pesawat N219 karya anak bangsa mendukung rute-rute penerbangan perintis.

Dia mengungkapkan, banyak kepala daerah di berbagai wilayah Indonesia, terutama yang memerlukan konektivitas udara taktis karena kondisi geografi menantang dan tidak terjangkau pesawat besar, sangat membutuhkan pesawat ini.

Pesawat N219 memiliki kapasitas dan kemampuan yang tergolong efektif untuk bermanuver di kondisi geografi yang penuh tantangan, seperti hutan lebat, pegunungan, dan sebagainya.

Secara teknis, pesawat ini cukup beroperasi di landasan sepanjang kurang lebih 800 meter dan unpaved. Artinya, landasan tidak harus panjang serta tidak perlu dalam kondisi yang sangat tebal maupun mulus karena pesawat memiliki karakteristik mampu take off dan landing secara terbatas.

BUMN kedirgantaraan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sedang menyiapkan N219 menjadi pesawat komersil untuk angkutan penumpang maupun kargo.

Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan mengatakan bahwa pihaknya akan memasuki pasar pesawat komersil, baik sebagai penghubung provinsi maupun untuk keperluan bisnis.

Menurut dia, saat ini mereka sedang berproses dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, serta melaksanakan peran sebagai Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO) yang menyertifikasi SDM lokal untuk mendukung ekosistem dirgantara nasional, termasuk pengoperasian N219.

Terkini