Bursa Efek Indonesia Catat IHSG Naik Tipis dan Rupiah Melemah

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:08:01 WIB
Ilustrasi IHSG.

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses mencatatkan penguatan tipis pada saat penutupan sesi dua perdagangan, Jumat (19/6). Merujuk pada data Stockbit, indeks komposit berakhir di zona hijau setelah sempat berfluktuasi secara variatif di sepanjang hari.

IHSG mengakhiri perdagangan dengan kenaikan sebesar 4,8 poin atau setara dengan 0,08 persen untuk mendarat pada level 6.177,139. Kondisi sebaliknya menimpa Indeks LQ45 yang justru terkoreksi senilai 1,224 persen dan finis di posisi 609,402.

Akumulasi nilai transaksi pada hari ini dibukukan menyentuh angka Rp25,71 triliun, dibarengi dengan volume perdagangan yang menembus 31,60 miliar lembar saham serta frekuensi sebanyak 1,74 juta kali.

Untuk deretan saham yang berada di barisan top gainers atau membukukan lonjakan harga tertinggi di antaranya meliputi emiten SDMU, BCIC, ZONE, SMMT, dan MORA.

Sementara itu, untuk kategori top losers alias saham yang menderita kemerosotan paling dalam ditempati oleh emiten MLPT, BNLI, TRIN, SURE, dan LUCY.

Di sisi lain, saham yang mencatatkan nilai transaksi terbesar atau top value dipimpin oleh DSSA, disusul oleh jajaran saham perbankan seperti BBCA, BMRI, BBRI, serta emiten TPIA.

Untuk kelompok top volume atau saham yang paling banyak diperjualbelikan sepanjang hari ini ditempati oleh emiten DSSA, BUMI, BUKA, GOTO, dan DEWA.

Perkembangan untuk mata uang garuda sore ini berakhir lunglai ke level Rp17.804 per dolar AS. Kendati demikian, posisi penutupan ini terpantau mengalami sedikit penguatan bila disandingkan dengan nilai pembukaan pada waktu pagi di angka Rp17.821 per dolar AS.

Kondisi pasar saham di wilayah Asia bergerak secara variatif pada penutupan sesi perdagangan hari ini. Data yang dihimpun memperlihatkan indeks Nikkei 225 di Jepang menguat, sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong, SSE Composite di China, dan Straits Times di Singapura kompak merosot.

Terkini