Sah, RUPST Amar Bank Setujui Dividen Tunai Senilai Rp110,1 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 | 23:36:32 WIB
Ilustrasi Amar Bank.

JAKARTA - PT Bank Amar Indonesia Tbk (kode saham AMAR) lewat agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui penyaluran dividen tunai senilai Rp110,1 miliar atau sebanding dengan Rp6,11 per unit saham.

Pihak perseroan mengutarakan jika pendistribusian dividen ini menjadi bentuk penghargaan atas kepercayaan dari para investor. Agenda RUPST tersebut telah rampung diselenggarakan pada Kamis (18/6).

SVP Finance Amar Bank David Wirawan dalam pernyataan resminya di Jakarta, Jumat, mengutarakan bahwa konsentrasi perseroan ke depan ialah mempertahankan laju laba yang sehat dan stabil guna menjamin pondasi finansial yang kokoh untuk menyokong penyaluran dividen yang berkesinambungan bagi investor.

Memasuki periode kuartal I 2026, Amar Bank berhasil menorehkan keuntungan bersih hingga Rp71,12 miliar.

Pada lini penghimpunan dana, emiten perbankan ini mencatatkan kenaikan dana pihak ketiga (DPK) hingga mencapai 115,46 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Selaras dengan peningkatan ini, korporasi mengklaim telah berhasil mengefisiensikan ongkos dana.

Sementara itu, sektor penyaluran kredit bruto melesat naik sebesar 30,62 persen (yoy) menyentuh angka Rp4,16 triliun. Adapun untuk akumulasi aset perusahaan merangkak naik sebesar 34,72 persen (yoy) menuju angka Rp6,93 triliun.

Raihan profit Amar Bank pada tiga bulan pertama di tahun 2026 disokong oleh langkah perluasan ceruk pasar pada sektor-sektor yang memiliki tingkat keuntungan tinggi (high-yielding).

Korporasi membukukan keuntungan operasional melonjak sebesar 13,82 persen (yoy) menjadi Rp527,76 miliar, lalu pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) meroket sebesar 15,58 persen (yoy) menyentuh Rp370,20 miliar.

Menurut keterangan korporasi, perpaduan peningkatan kredit hingga dua digit serta perluasan margin ini mempertegas pola bisnis perbankan yang adaptif (scalable) sekaligus mendatangkan laba dalam menghadapi sisa bulan pada tahun ini.

“Pencapaian kinerja positif di kuartal pertama 2026 ini merupakan bukti nyata dari konsistensi strategi Amar Bank dalam menghadirkan solusi keuangan digital yang aman dan terpercaya bagi segmen ritel dan UMKM,” kata Direktur Utama Amar Bank Vishal Tulsian.

Mengutip pandangan Vishal, pertumbuhan pembiayaan kredit yang sanggup melewati rata-rata industri menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap sistem keuangan digital yang disajikan perusahaan.

“Momentum positif ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan tumbuh secara berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa setiap pencapaian membawa dampak nyata bagi inklusi keuangan di Indonesia,” ujar dia.

Manajemen emiten memastikan bahwa akselerasi pertumbuhan laba serta kredit akan diaplikasikan lewat cara selektif tanpa merusak mutu dari aset yang dimiliki.

Persentase kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) net menyusut ke level 0,86 persen, jauh lebih sehat bila dibandingkan kondisi pada Maret 2025 yang bertengger di angka 1,48 persen. Dari aspek modal, tingkat rasio CAR berada pada posisi kokoh di level 99,17 persen.

Sepanjang periode tahun ini, pihak perusahaan mengaplikasikan taktik yang bertumpu pada kebaruan teknologi demi memacu pertumbuhan lini ritel serta UMKM, memicu ekspansi berbasis ekosistem lewat produk embedded banking, hingga melebarkan sokongan ke sektor potensial layaknya industri kreatif.

Terkini