Sambut Libur Sekolah 2026, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Tol

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:02:31 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat program preservasi jalan tol di berbagai ruas strategis menjelang periode libur sekolah 2026.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan sekaligus memastikan pengguna jalan mendapatkan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama masa liburan.

Sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas infrastruktur yang dikelola agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pelayanan berkelanjutan yang dijalankan perusahaan untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan bahwa pemeliharaan jalan secara konsisten merupakan salah satu fondasi utama dalam menghadirkan layanan jalan tol yang andal.

Menurutnya, kualitas jalan yang terjaga menjadi faktor penting dalam mendukung keselamatan pengguna jalan. Kondisi perkerasan jalan tol dapat mengalami penurunan akibat berbagai faktor eksternal.

Tingginya intensitas hujan hingga beban kendaraan berat yang melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi tantangan yang harus diantisipasi melalui program pemeliharaan yang terencana.

"Melalui program preservasi jalan yang terencana dengan baik, kami memastikan kualitas jalan tol tetap prima sehingga masyarakat bisa bepergian dengan lebih aman dan nyaman, terutama jelang periode libur sekolah mendatang,” ujar Rivan.

Program preservasi yang dijalankan Jasa Marga tidak hanya berfokus pada perbaikan ketika kerusakan terjadi.

Perusahaan juga menerapkan pendekatan preventif untuk memperpanjang usia layanan jalan tol dan meminimalkan potensi kerusakan yang dapat mengganggu perjalanan pengguna.

Pelaksanaan program tersebut dikelola melalui anak usaha PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM).

Berbagai pekerjaan dilakukan secara berkala untuk menjaga kondisi jalan tetap optimal di seluruh jaringan tol yang berada di bawah pengelolaan Jasa Marga Group.

Kegiatan preservasi meliputi peningkatan kapasitas gerbang tol, pembangunan dan pemasangan Median Concrete Barrier (MCB), renovasi gerbang dan plaza tol, pekerjaan Scrapping, Filling, and Overlay (SFO), serta perbaikan permukaan jalan melalui penambalan pada titik-titik yang membutuhkan penanganan.

Selain itu, setiap potensi kerusakan yang teridentifikasi ditargetkan dapat ditangani maksimal dalam waktu 2x24 jam.

Target tersebut didukung oleh kesiapan petugas operasional yang berjaga selama 24 jam di seluruh ruas tol Jasa Marga Group.

Memasuki Juni 2026, Jasa Marga melakukan kegiatan preservasi secara masif di sejumlah ruas tol dengan tingkat mobilitas tinggi.

Beberapa ruas yang menjadi fokus pekerjaan antara lain Jalan Tol Jakarta Cikampek, Jalan Tol Jakarta Tangerang, Jalan Tol Cikampek Purwakarta Padalarang, Jalan Tol Padalarang Cileunyi, serta Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Dalam mendukung efektivitas program preservasi, Jasa Marga memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan akurasi identifikasi kerusakan jalan.

Perusahaan mengoperasikan kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang memiliki kemampuan memindai kondisi perkerasan jalan secara detail.

Data hasil pemindaian kemudian diintegrasikan dengan sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence yang beroperasi di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC).

"Akurasi dan kecepatan identifikasi di lapangan juga ditopang oleh implementasi teknologi modern. Kami mengoperasikan kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang mampu memindai keretakan lajur secara presisi.

Data hasil pemindaian tersebut langsung diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk mempercepat pengambilan keputusan penanganan taktis oleh tim di lapangan," tambah Rivan.

Jasa Marga memastikan seluruh pekerjaan preservasi dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan, sehingga sebagian besar perbaikan dijadwalkan pada malam hingga dini hari.

Perusahaan juga aktif memberikan informasi lokasi pekerjaan melalui aplikasi Travoy, media sosial resmi, serta One Call Center 133. Jasa Marga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi infrastruktur melalui fitur "Chat Us" di aplikasi Travoy.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pengguna jalan yang selama ini aktif melaporkan kondisi infrastruktur di sepanjang perjalanan, karena informasi tambahan tersebut sangat berharga bagi kami.

Kami juga terus membuka ruang bagi pengguna jalan untuk terlibat aktif dalam menjaga kualitas jalan.

Jika menemui kendala selama perjalanan, masyarakat dapat langsung melaporkannya melalui fitur Chat Us pada aplikasi Travoy maupun menghubungi One Call Center 133. Setiap laporan yang masuk akan langsung diteruskan ke petugas lapangan untuk ditindaklanjuti segera,” tutup Rivan.

Terkini