Debut Sejarah Timnas Yordania Kontra Austria di Piala Dunia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 | 05:47:31 WIB
Debut Sejarah Timnas Yordania Kontra Austria di Piala Dunia 2026.

JAKARTA - Pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 antara kesebelasan Austria kontra Yordania di Stadion San Francisco Bay Area diproyeksikan bakal bergulir dengan sangat sengit.

Laga perdana ini sekaligus menandai momen kembalinya tim nasional Austria ke putaran final setelah terakhir kali berkompetisi pada edisi Piala Dunia 1998 silam di Prancis.

Armada Eropa ini melenggang mulus ke putaran final usai memantapkan diri keluar sebagai pemenang di Grup H dalam fase kualifikasi zona UEFA.

Di sisi lain, pertandingan ini akan menjadi lembaran sejarah baru bagi debut perdana skuad Yordania sepanjang keikutsertaan mereka dalam pentas sepak bola dunia.

Tim berjuluk Al Nashama tersebut mampu menyuguhkan performa menawan pada babak kualifikasi zona AFC dengan menyegel posisi runner up Grup B pada putaran ketiga.

Peta kekuatan sepak bola Yordania memang tercatat mengalami grafik lonjakan performa yang sangat signifikan dalam kurun waktu beberapa tahun ke belakang.

Pada akhir tahun 2023 atau sesaat sebelum kompetisi Piala Asia 2023 diputar, peringkat mereka masih tertahan pada posisi ke-87 dalam rilis resmi dunia.

Akan tetapi, kerja keras mereka di Piala Asia 2023 bersama peracik strategi Hussein Ammouta sukses mendongkrak peringkat dunia mereka hingga keluar sebagai runner up.

Saat ini Yordania sukses bertengger di peringkat 63 dunia, walau mereka kini tidak lagi dinakhodai oleh Ammouta yang memilih mundur pada Juni 2024 karena urusan personal.

Semenjak tampuk kepemimpinan beralih ke tangan Jamal Sellami, performa tim nasional Yordania terpantau masih memperlihatkan grafik yang kurang stabil.

Dari total 27 pertandingan yang sudah dilewati, Sellami baru mempersembahkan 11 kemenangan, 8 hasil imbang, serta menelan 8 kali kekalahan.

Bahkan dari catatan lima laga terakhirnya, performa Yordania dinilai merosot setelah gagal meraup satu pun kemenangan dengan rincian 3 kalah dan 2 seri.

Kondisi sebaliknya justru membayangi kubu Austria di bawah komando pelatih Ralf Rangnick yang belum terkalahkan dalam lima laga pamungkasnya lewat 4 kemenangan dan 1 imbang.

Austria yang kini menduduki rangking 24 FIFA di atas kertas jauh lebih difavoritkan untuk mengamankan poin penuh dari laga harian ini.

Apalagi komposisi skuad mereka dihuni oleh deretan pilar mentereng liga top Eropa seperti David Alaba, Konrad Laimer, hingga penyerang Marcel Sabitzer.

Kendati demikian, Jamal Sellami menegaskan bahwa mentalitas bertanding anak asuhnya tetap membubung tinggi berkat suntikan motivasi dari hasil positif sesama wakil Asia.

Sebab hingga Selasa 16 Juni 2026 sore WIB, tercatat belum ada satu pun delegasi benua Asia yang menelan pil pahit kekalahan di ajang Piala Dunia 2026.

"Keberadaan Yordania di Piala Dunia adalah sebuah kemuliaan dan sejarah tersendiri. Pertandingan pertama sangat penting dalam perjalanan sejarah seorang pemain di Piala Dunia, dan tim akan menghadapi Austria yang kuat," kata Sellami dalam konferensi pers jelang laga.

"Hal terpenting adalah memulai dengan baik karena adanya kecemasan di awal dan kurangnya pengalaman, namun para pemain memiliki kemampuan untuk mengimbangi awal pertandingan dan meraih hasil positif. Meskipun menghormati Austria sebagai salah satu tim kuat, Yordania siap untuk menghadapi pertandingan tersebut."

"Hasil yang diraih oleh tim-tim Asia dan Arab sangat memotivasi karena mereka mampu bersaing secara seimbang dengan berbagai negara sepak bola."

"Hal ini memberikan perasaan dan dorongan positif bagi para pemain Yordania untuk tampil maksimal dalam pertandingan mendatang," tandas pelatih berusia 55 tahun.

Menatap formasi tim, Austria dipastikan kehilangan servis dari gelandang Christoph Baumgartner yang terpaksa ditepikan akibat permasalahan cedera.

Kondisi kebugaran dari barisan pemain inti seperti Florian Grillitsch, Patrick Wimmer, hingga bek David Alaba juga dikabarkan masih memicu tanda tanya besar.

Walau begitu, nama-nama andalan seperti Romano Schmid, Marcel Sabitzer, Gregoritsch, beserta penyerang Marko Arnautovic diprediksi akan mengisi susunan starter utama.

Di kubu lawan, Yordania juga terpaksa mencoret nama Yaza Al Naimat yang mengemas 8 gol di babak kualifikasi akibat hantaman cedera parah.

Sebagai kompensasi absennya Naimat, Sellami diprediksi bakal mengoptimalkan ketajaman Musa Al-Taamari, Ali Olwan, dan Odeh Fakhoury pada sektor juru gedor utama.

Terkini