Pasca-Merger, MoraRepublic (MORA) Targetkan 5 Juta Homepass Baru

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:42:31 WIB
PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA)

JAKARTA — PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA), entitas hasil penggabungan antara Moratelindo dan MyRepublic, mencanangkan target ekspansi agresif sepanjang tahun 2026. 

Perseroan membidik penambahan 5 juta homepass baru, perluasan jaringan Fiber to the Home (FTTH) ke 186 kota dan kabupaten, serta pembangunan lebih dari 1.000 situs Fixed Wireless Access (FWA). 

Seiring dengan langkah tersebut, perusahaan menargetkan penambahan sekitar 1,5 juta pelanggan baru tahun ini.

Direktur Utama dan CEO MORA, Timotius Max Sulaiman, menyatakan bahwa penggabungan usaha ini bertujuan untuk menciptakan skala ekonomi yang lebih besar dan mempercepat transformasi digital nasional. 

"Kami ingin berkontribusi lebih besar lagi dalam percepatan transformasi digital di Indonesia," ujar Timotius dalam paparan publik di Jakarta. Menurutnya, sinergi antara jaringan backbone masif milik Moratelindo dan jaringan akses last-mile kuat dari MyRepublic akan meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat penetrasi pasar.

Kinerja keuangan MORA pun menunjukkan pertumbuhan impresif pada 2025 dengan laba bersih melonjak 96,5% menjadi Rp516 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp263 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi di segmen FTTH, Enterprise, dan Wholesale.

Per 30 April 2026, pascamerger, skala usaha MORA meningkat signifikan dengan total homepass mencapai lebih dari 12,7 juta dan panjang jaringan serat optik mencapai lebih dari 166 ribu kilometer. 

Jumlah pelanggan ritel gabungan kini tercatat di atas 2,6 juta, sementara pelanggan korporasi atau enterprise melampaui 17 ribu. 

Perseroan optimistis kebutuhan konektivitas digital yang terus meningkat menjadi peluang jangka panjang yang akan dioptimalkan melalui investasi infrastruktur berkelanjutan.

Terkini