BLES Bukukan Penjualan 1,50 Triliun Rupiah sepanjang Tahun 2025

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:57:31 WIB
PT Superior Prima Sukses Tbk membukukan penjualan Rp1,50 triliun sepanjang 2025.

JAKARTA - PT Superior Prima Sukses Tbk. (BLES), produsen bata ringan merek Blesscon dan Superiore Block, mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp1,50 triliun sepanjang tahun 2025. 

Angka ini meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,46 triliun.

Direktur Keuangan PT Superior Prima Sukses Tbk, Andrew, menjelaskan bahwa pertumbuhan kinerja tersebut didorong oleh permintaan pasar bata ringan Autoclaved Aerated Concrete (AAC) yang stabil, serta optimalisasi jaringan distribusi dan kapasitas produksi.

"Pertumbuhan penjualan yang berhasil kami catatkan pada tahun 2025 menunjukkan bahwa fundamental bisnis perseroan tetap kuat. Kami terus berfokus pada peningkatan efisiensi operasional," ujar Andrew dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di Surabaya dikutip Kamis (10/6/2026).

Seiring dengan kenaikan penjualan, emiten dengan sandi saham BLES ini mencatatkan laba bruto sebesar Rp388,94 miliar dengan laba tahun berjalan senilai Rp84,11 miliar. Laba per saham dasar perseroan tercatat berada di level Rp9,44.

Andrew mengakui adanya penyesuaian pada pos profitabilitas yang dipengaruhi oleh peningkatan biaya produksi serta beban keuangan akibat langkah ekspansi. Meski demikian, perseroan mencatatkan arus kas bersih dari aktivitas operasi yang solid sebesar Rp236,34 miliar.

Total aset BLES per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp2,04 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,84 triliun. Total ekuitas perseroan juga naik menjadi Rp1,12 triliun dari sebelumnya Rp1,07 triliun.

Sepanjang tahun lalu, BLES telah menginvestasikan Rp261,52 miliar pada aset tetap. Belanja modal tersebut utamanya dialokasikan untuk pengembangan fasilitas produksi pabrik baru perseroan di Banjarnegara.

Hingga saat ini, BLES telah mengoperasikan lima fasilitas produksi di berbagai wilayah strategis, termasuk Mojokerto, Lamongan, Sragen, Sidoarjo, dan Banjarnegara.

"Dengan dukungan kapasitas produksi yang semakin besar, jaringan distribusi yang luas, serta fokus pada efisiensi, Perseroan optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan secara berkelanjutan," pungkasnya.

Terkini